10 Cara Memulai Usaha Sendiri


Tulisan ini saya ambil dari StartupNation.com, yaitu sebuah situs yang memfokuskan pada pengelolaan dan pengembangan usaha kecil.

Dalam posting ini, saya akan membagi tulisan dalam beberapa bagian sehingga lebih mudah untuk dibaca. Jika anda ingin langsung melihat artikel aslinya, silakan membuka http://www.startupnation.com/steps/55/10-steps-open-start-business.htm.

10 Langkah ini dibuat oleh Jeff dan Richard Sloan, pendiri, penasihat, dan pembina situs StartupNation. Dalam pandangan saya, 10 langkah yang diajukan Jeff da Richard merupakan langkah yang juga bisa diterapkan di Indonesia, karena konten yang disampaikan cukup universal.

10 langkah yang dimaksud adalah:

* #1: Membuat Rencana Hidup
* #2: Memilih Model Bisnis
* #3: Membuat Rencana Bisnis
* #4: Menentukan Struktur Bisnis
* #5: Membuat Aset Bisnis yang Utama
* #6: Mencari Pendanaan
* #7: Menata Logistik
* #8: Mencari Orang yang Tepat
* #9: Membuat Merek
* #10: Pasarkan dan Jual

Berikut pemaparannya…

Langkah No. 1: Membuat Rencana-Hidup

Sebelum memulai usaha, alangkah baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu apa yang kita ingin capai dalam hidup. Karena sebuah usaha kecil mempunyai peluang berkembang yang lebih baik jika pemiliknya menyukai apa yang dilakukannya. Jika anda mengerjakan apa yang anda suka, anda akan bekerja lebih giat, lebih baik, dan lebih bahagia.

Dalam langkah ini, kita akan fokus pada dua hal: elemen-elemen Rencana-Hidup dan menerapkan Rencana-Hidup yang sudah anda buat.
Elemen-Elemen Rencana-Hidup

1. Kondisi Anda Saat Ini

Pikirkanlah secara cermat dan jujur tentang hidup anda saat ini. Perhatikanlah hal-hal yang penting bagi anda seperti pekerjaan, hiburan, hubungan sosial dan asmara, keuangan, dan lainnya. Kemudian, tuliskanlah dalam bentuk bullet points temuan anda dan masukkan dalam kategori-kategori berikut:

* Kualitas hidup anda saat ini, skala 1 sampai 100 (100 adalah kualitas hidup terbaik menurut anda)
* Kenyataan hidup, termasuk tanggung jawab, ketersediaan dana untuk memulai usaha sendiri, pengeluaran.
* Hal-hal yang membuat anda bahagia
* Hal-hal yang membuat anda tidak bahagia

2. Hidup Ideal yang Anda Inginkan

Elemen ini merupakan gambaran singkat tentang kehidupan ideal yang anda impikan. Tuliskan secara singkat dan dalam bentuk bullet points. Jangan takut untuk menuliskan cita-cita dan impian ideal anda, walau terlihat muluk-muluk sekalipun. Tuliskan hal-hal yang bisa membuat anda merasa hidup.

3. Yang Sangat Anda Suka Lakukan

Pikirkan hal-hal yang sangat anda suka untuk lakukan, baik di tempat bekerja, tempat belajar, di rumah, ataupun di tempat rekreasi. Buatlah daftar secara singkat (misalnya ketika berada di kantor, di rumah, di pasar, dsb.). Jangan khawatir jika ada item yang berulang. Itu berarti anda sudah memfokuskan hal-hal yang anda sangat inginkan dalam hidup.

4. Keahlian dan Kapasitas: Hal-hal yang Anda Bisa Lakukan Dengan Baik

Buatlah daftar tentang kemampuan, pengalaman, dan kekuatan yang anda miliki untuk mencapai hidup ideal yang anda inginkan di atas.

Perlu diingat bahwa keahlian tidak terbatas hanya dari pengalaman profesional, tapi juga keahlian dari kehidupan personal anda (misalnya menjadi pendengar yang baik, punya empati yang tinggi, dsb).

Kombinasi keahlian dari pengalaman profesional dan personal ini nantinya bisa membantu anda untuk menentukan jenis usaha yang sesuai dengan kebutuhan anda.

5. Prestasi Anda

Buatlah daftar pencapaian-pencapaian paling membanggakan yang pernah anda alami, baik dari kehidupan profesional maupun pribadi. Berikan perhatian khusus pada pencapaian-pencapaian yang bisa membantu anda dalam mendirikan sebuah bisnis dan pengelolaannya.

6. Gaya Bekerja Ideal Anda

Gaya bekerja seperti apakah yang anda inginkan? Apakah full-time, part-time, dari rumah, di belakang layar, atau berinteraksi dengan banyak orang? Cermati gaya bekerja yang menurut anda paling cocok dan ini bisa membantu anda dalam menentukan jenis usaha yang paling sesuai.

Cara lain melihat bagian ini adalah, sejauh mana anda mau mengambil resiko? Anda mungkin menginginkan memulai bisnis dengan resiko yang relatif rendah.

7. Manifesto Anda

Ini adalah misi pribadi anda, nilai-nilai yang anda yakini dan hal-hal yang memotivasi anda untuk maju. Tulislah semua itu dalam sebuah pernyataan (maksimum satu halaman). Untuk menulis manifesto, anda sebaiknya memasukkan seluruh temuan anda di langkah 1 sampai 6, dan merangkumnya menjadi sebuah pernyataan prinsip dan prioritas yang jelas

Sebagai contoh, berikut manifesto saya dalam membuka usaha sendiri:

Saya meyakini bahwa bekerja adalah sebuah kebebasan untuk mencapai cita-cita. Bekerja bukanlah untuk memperkaya bisnis orang lain ataupun menggantungkan hidup pada atasan. Bekerja adalah kebebasan yang memberikan kemerdekaan untuk mengatur waktu, menentukan dengan siapa saya bekerja, dan menentukan bagaimana saya menjalini hidup.

Berusaha sendiri merupakan manifestasi keyakinan saya terhadap kebenaran Hadist Nabi (saw) yang mengatakan bahwa 9 dari 10 pintu rejeki adalah melalui jalur perniagaan.

Adalah keinginan saya untuk membentuk lingkungan kerja di mana para karyawan merasa sebagai keluarga dan mempunyai tujuan yang sama, saling menghargai, dan saling mempercayai. Saya ingin menciptakan suasana kerja yang adil, jujur, dan transparan, sesuai dengan nilai-nilai ajaran agama.

Merupakan sebuah kepuasan dan pencapaian yang membanggakan bagi saya untuk bisa membuka lapangan kerja dan memberikan peluang kepada orang lain untuk mencari rejeki melalui usaha yang saya dirikan.

8. Langkah-Langkah Utama Untuk Mencapai Cita-Cita Anda

Bagian ini merupakan langkah di mana anda harus mengembangkan langkah-langkah aksi (action plan) dari temuan anda di langkah 1 sampai 7.

Pada titik ini, anda sudah mengetahui ke mana arah yang anda inginkan, keahlian apa yang anda miliki, dan gaya bekerja seperti apa yang sesuai dengan anda.

Buatlah daftar yan isinya berupa langkah-langkah yang akan anda lakukan untuk merealisasikan Rencana-Hidup yang anda buat di atas.

Menerapkan Rencana-Hidup Anda

Sangat dianjurkan untuk mencetak rencana hidup yang anda buat dan menaruhnya di lokasi yang mudah terbaca. Dengan demikian anda akan terus diingatkan akan apa yang anda ingin raih dan apa yang harus anda lakukan.

Idealnya, anda memeriksa rencana hidup anda secara rutin. Untuk mengukur pencapaian dan melakukan perubahan dan penambahan yang diperlukan. Tidak mengapa jika ada hal-hal yang anda ingin rubah dalam rencana hidup anda. Hidup itu dinamis, dan begitu pula seharunya rencana hidup yang anda buat.

Gunakan rencana hidup anda sebagai landasan untuk mengambil keputusan strategis—termasuk pasar yang ingin anda masuki, bisnis model yang akan diterapkan, dan jenis usaha yang akan diambil, apakah dengan banyak karyawan, sedikit karyawan, atau dengan bekerja sendi
ri.

Namun yang paling penting, Rencana-Hidup anda akan memposisikan anda untuk melakukan hal-hal yang anda CINTAI, dan ini akan membuat anda selalu maksimal sebagai seorang pengusaha.

Bersambung….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s